Analisis Kriminologis Fenomena 'Zona Papsel': Studi Kasus Keterlibatan Anak Dalam Tindak Pidana Penganiayaan Berat Di Papua Selatan

Penulis

  • Marlyn Jane Alputila Fakultas Hukum Universitas Musamus Penulis
  • Yosman Leonard Silubun Universitas Musamus Penulis
  • Cavin George Ngilawane Universitas Musamus Penulis

DOI:

https://doi.org/10.65675/jhc.v2i2.202

Kata Kunci:

Zona Papsel, Kriminologi, Penganiayaan Berat, Anak, Keadilan Restoratif

Abstrak

Fenomena "Zona Papsel" di Provinsi Papua Selatan telah berkembang menjadi subkultur kekerasan yang mengkhawatirkan dengan meningkatnya keterlibatan anak dalam tindak pidana penganiayaan berat sepanjang tahun 2023 hingga awal 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipologi kekerasan dalam fenomena tersebut, mengidentifikasi faktor kriminogenik yang mempengaruhinya, serta mengevaluasi implementasi penegakan hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA). Menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum dan kriminologi, data dikumpulkan melalui studi dokumen, observasi, dan wawancara dengan otoritas terkait di Kabupaten Merauke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan dalam "Zona Papsel" berfungsi sebagai instrumen pencarian identitas dan prestige sosial yang dipicu oleh disfungsi keluarga, deprivasi ekonomi, dan pengaruh provokasi media sosial. Penegakan hukum menghadapi dilema antara mandat diversi dan tuntutan punitif masyarakat atas kekerasan berat, sehingga diperlukan model keadilan restoratif yang mengintegrasikan kearifan lokal hukum adat Papua untuk memutus rantai kriminalitas anak secara holistik.

Kata Kunci: Zona Papsel, Kriminologi, Penganiayaan Berat, Anak, Keadilan Restoratif. 

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-04

Cara Mengutip

Alputila, M. J., Silubun, Y. L. ., & Ngilawane, C. G. (2025). Analisis Kriminologis Fenomena ’Zona Papsel’: Studi Kasus Keterlibatan Anak Dalam Tindak Pidana Penganiayaan Berat Di Papua Selatan. Jurnal Hukum Cassowary, 2(2), 111-128. https://doi.org/10.65675/jhc.v2i2.202